Maros – Bantuan TR4 Maros kembali memperkuat sektor pertanian dan mendukung program Asta Cita di Kabupaten Maros. Pemerintah Kabupaten Maros menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian berupa traktor roda empat kepada kelompok tani di sejumlah wilayah. Penyaluran ini berlangsung pada Jumat, 12 Desember 2025, dan menyasar petani di lima kecamatan.
Pemerintah Kabupaten Maros menyerahkan sebanyak 10 unit traktor roda empat (TR4) kepada kelompok tani yang tersebar di Kecamatan Tompobulu, Mandai, Cenrana, Camba, dan Mallawa. Melalui bantuan ini, pemerintah daerah mendorong peningkatan produktivitas pertanian serta efisiensi pengolahan lahan pertanian.
Dinas Pertanian Kabupaten Maros mengoordinasikan penyaluran bantuan tersebut dengan melibatkan kelompok tani penerima. Kelompok tani mengajukan proposal Calon Penerima dan Calon Lokasi (CPCL) sebagai syarat utama untuk memperoleh bantuan. Setelah menerima pengajuan, Dinas Pertanian Maros melakukan proses verifikasi lapangan guna memastikan kelayakan penerima dan kesiapan lokasi.
Baca Juga : Syaharuddin Apresiasi Semangat Kepala Desa Sidrap Ikuti Retret
Kementerian Pertanian memfasilitasi bantuan traktor roda empat ini sebagai bagian dari program nasional penguatan ketahanan pangan. Pemerintah daerah menilai sinergi pusat dan daerah sangat penting dalam mendukung visi Asta Cita, khususnya pada sektor pertanian dan kesejahteraan petani.
Pemerintah Kabupaten Maros berharap Bantuan TR4 Maros mampu membantu petani mengolah lahan secara lebih cepat dan efektif. Traktor roda empat memungkinkan petani memperluas areal tanam, mempercepat masa tanam, serta menekan biaya produksi. Dengan demikian, petani dapat meningkatkan hasil panen dan pendapatan secara berkelanjutan.
Selain meningkatkan produksi, bantuan alsintan ini juga mendorong modernisasi pertanian di Kabupaten Maros. Pemerintah daerah berkomitmen terus mengawal pemanfaatan bantuan agar kelompok tani menggunakan traktor sesuai peruntukan. Melalui pengelolaan yang baik, Bantuan TR4 Maros diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di wilayah tersebut.


















