Maros – Olah Limbah Cangkang kepiting menjadi pakan ternak mendorong kolaborasi dosen Universitas Hasanuddin Makassar (Unhas) dan Universitas Muslim Maros (Umma). Tim Pengabdian Masyarakat dari dua perguruan tinggi tersebut menggelar pelatihan pemanfaatan limbah cangkang kepiting di Desa Ampekale, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Kamis (11/12/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan nilai guna limbah sekaligus mendukung ekonomi masyarakat pesisir.

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Dr. Rinduwati, memimpin langsung pelatihan tersebut. Ia menjelaskan tahapan pengolahan limbah cangkang kepiting hingga siap digunakan sebagai pakan ternak. Selama ini, masyarakat Desa Ampekale hanya membuang cangkang kepiting sisa pengolahan daging rajungan yang mereka jual ke Kawasan Industri Makassar (KIMA). Kondisi tersebut memicu pencemaran lingkungan dan menimbulkan bau tidak sedap.
Baca Juga : Tim pengabdian Masyarakat Unhas Gandeng Tim Garam UTM Madura Memberikan Penyuluhan Garam di Maros
Melalui pelatihan ini, tim dosen mengenalkan teknologi sederhana dan mudah diterapkan. Peserta pelatihan belajar membersihkan, mengeringkan, menggiling, serta memformulasikan cangkang kepiting menjadi pakan bernilai nutrisi tinggi. Kandungan kalsium dan mineral dalam cangkang kepiting berpotensi meningkatkan kualitas pakan ternak, khususnya unggas dan ikan.
Dr. Rinduwati menyampaikan bahwa kegiatan Olah Limbah Cangkang ini merupakan bagian dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Tim dosen berkomitmen menghadirkan solusi praktis yang mampu menjawab permasalahan lingkungan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi warga desa.
Masyarakat Desa Ampekale menyambut positif pelatihan tersebut. Mereka melihat peluang untuk menekan biaya pakan ternak dan menciptakan produk alternatif berbasis limbah lokal. Kolaborasi Unhas dan Umma Maros ini diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi desa serta memperkuat kesadaran masyarakat dalam mengelola limbah secara berkelanjutan. Pemerintah desa juga berencana mendukung keberlanjutan program agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.


















